Sembari menunggu keberangkatan kereta di Stasiun Poncol saat akan meninggalkan Semarang, saya bersama seorang teman menyempatkan diri mengunjungi Lawang Sewu yang menjadi ikon wisata Semarang. Berbeda dengan objek wisata lain yang pernah saya kunjungi, Lawang Sewu menghadirkan pesona bangunan tua dengan aura mistis. Karena terbatasnya waktu, kami hanya menjadwalkan 15 menit untuk berfoto disana. Seperti beberapa tempat wisata bersejarah lain, pengunjung wajib memakai tour guide yang notabene fee-nya jauh lebih mahal dari tiket masuknya. Setelah ngeyel dengan petugas bahwa kami hanya berkunjung sebentar plus ancaman untuk tidak jadi berkunjung, akhirnya loloslah kami masuk Lawang Sewu tanpa tour guide dengan perjanjian kami tidak boleh memasuki bangunan. Dalam petualangan Lawang Sewu yang seru karena terburu-buru ini, kami mengabadikan keindahan Lawang Sewu yang menjadi bukti sejarah perjalanan Indonesia. Jika ingin mengetahui sekelumit sejarah Lawang Sewu Anda bisa mengunjungi Wikipedia berikut.
This slideshow requires JavaScript.
Pesan saya, jika berkunjung ke Semarang sempatkan diri Anda berkunjung ke Lawang Sewu -Full Spirit of Visit Indonesia 2012. Have a nice trip
Note: This writing is dedicated to my friend, Diggo, who accompanied me to visit Lawang Sewu even if we just had 25 minutes before the train came. Impressive experience: running, laughing, and racing with ojek drivers.












